Setelah berkutat dengan AHP (Analitycal Hierarchy Process) selama setengah semester kemarin, akhirnya saya mempelajari tentang metode pengambilan keputusan yang baru nernama ANP (Analytical Network Process). Untuk lebih memahami seluk beluk dari ANP tsb, saya mendapatkan tugas-tugas tentang ANP seperti:
tugas 8
di tugas pertama ini, saya diminta untuk mencari penegertian tentang ANP dan aplikasinya di bidang bisnis. ANP merupakan metode perluasan dari AHP yang digunakan untuk memperoleh komposisi prioritas dari elemen-elemen terhadap suatu kriteria. Pada ANP, asumsi-asumsi dari hierarki antar tingkat keputusan tidak memiliki hubungan. Penerapan ANP dalam bisnis yang saya dapatkan adalah penggunaan ANP dalam memilih partner distibutor oleh perusahaan Automobile di Taiwan. Pada model ANP ini terdapat 20 variabel yang digunakan sebagai penilaian yang dibagi menjadi 3 tingakatan yg berbeda (partner selection, partner establishment, dan partner maintenance). Dari 20 variabel yang diteliti tersebut, hasilnya diketahui bahwa kesuksesan dari partnership dimulai dari fondasi pemilihan partner oleh perusahaan (partner selection) yang dipengaruhi oleh variabel seperti: posisi distributor di antara pesaing-pesaingnya, kemampuan manajemen dan marketing distributor, reputasi, dsb. Oleh karena itu, perusahaan harus menaruh perhatian lebih dalam tahap partner selection mereka.
tugas 9
untuk tugas 9, saya mencoba membuat model ANP dari jurnal yang saya cari pada tugas 8 dengan menggunakan Software Superdecision. Karena pada jurnal yang saya dapatkan tidak ditampilakn angka pembobotan yang mereka analisa, maka saya mencoba mengira-ngira pembobotan tersebut (susah deh pokonya)… ternyata penggunaan ANP ini lebih sulit dari software Expert Choice yang saya pelajari sebelumnya. Trutama dalam menentukan bentuk cluster dan hubungan-hubungan antar node dalam model…
fiuh.. ternyata tidak semudah yang dibayangkan
tugas 10
pada tugas kali ini, saya mencoba melakukan analisa pemilihan mode transportasi jaraj jauh yang nyaman digunakan untuk bepergian. Pembobotan yang saya berikan didasari oleh pengalaman pribadi saya ketika menggunakan berbagai kendaraan tsb. Dengan menggunakan Superdecision, didapatkan pembagian cluster sbb:
alternative mode transportasi yang ingin saya bandingkan adalah transportasi dengan pesawat, bus, dan Kereta Api… dengan kriteria-kriteria perbandingan seperti: fasilitas ( AC, toilet, smoking area, makanan & minuman), kenyamanan (waktu tempuh, pemandangan keluar, keselamatan), ketersediaan bagasi, kapasitas penumpang & dan kelengkapan safety tools, serta faltor lain-lain (keamanan, kemudahan membeli tiket, harag tiket dan transportasi pendukung/feeder transportation). Hasil yang didapatkan dapat dilihat pada gambar berikut:
didapatkan fakta (he3) bahwa transportasi yang paling nyaman digunakan untuk bepergian jarak jauh adalah dengan menggunakan pesawat (ya iyalah..)
tugas 11
tugas terakhir pada mata kuliah DSS ini yaitu mencari jurnal tentang pengambilan keputusan yang didasari oleh simulasi model. Jurnal yang saya dapatkan menceritakan tentang simulasi peneybaran virus influenza di kota virtual Linkoping, Sweden. Pada simulasi ini dilakukan beberapa skenario yang menunjukkan akibat dari pandemi virus influenza yg telah menyebar, seperti penutupan sekolah-sekolah dan penutupan daycare akibat berjangkitya virus flu. Simulasi model ini diharapkan dapat memberi petunjuk tindakan yang harus diambil sebelum dan sesudah virus influenza menyebar, dan diharapkan berguna sebagai alat pengambil keputusan yang akurat.






